“Semangat kemerdekaan harus menjadi energi bagi kita untuk terus bekerja, menjaga persatuan, dan membangun Kabupaten Gorontalo agar semakin maju serta masyarakatnya semakin sejahtera,” ujar Sofyan.
Ia juga menyoroti peran generasi muda dalam menentukan arah masa depan daerah. Menurutnya, bentuk perjuangan saat ini telah berubah. Jika dahulu para pahlawan mempertaruhkan nyawa untuk merebut kemerdekaan, maka generasi sekarang dituntut membuktikan kecintaannya kepada bangsa melalui prestasi dan kontribusi nyata.
“Kalau para pendahulu kita berjuang merebut kemerdekaan, maka tugas generasi sekarang adalah mengisi kemerdekaan dengan prestasi, karya, dan pengabdian terbaik bagi daerah dan bangsa,” katanya.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa usia kemerdekaan yang terus bertambah harus diiringi dengan kerja nyata. Bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Gorontalo, semangat 17 Agustus tidak boleh berhenti pada upacara, tetapi harus menjadi dorongan untuk memperkuat persatuan dan menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat.
