HomeNews

Jabatan

Oleh: Dr. Funco Tanipu., ST., M.A (Dosen Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Gorontalo)

Dr. Funco Tanipu., ST., M.A. (Ist)

Sebagian besar dari kita memandang bahwa jabatan adalah juga pintu rezeki. Tanpa ada jabatan, rezeki pun akan sulit. Padahal, takaran dan porsi rezeki seseorang sudah diatur dan bahkan ditentukan jauh sebelum kita lahir.

Bahkan cicak saja dengan modal lidah dan mulut sudah ditakdirkan untuk mendapat rezekinya hanya dengan menempel di dinding. Pun demikian dengan makhluk lain. Semua sudah ada takaran, termasuk batas.

Banyak pula di antara kita, hanya karena jabatan semata, mesti menggergaji teman sendiri, memfitnah sahabat, memutus silaturrahmi, menghardik, memaki, dan bahkan menggunakan cara yang tidak semestinya, yang jauh dari ajaran mengenai adab.

Tak sedikit pula, demi jabatan tertentu, sebagian dari kita mesti rela menadahkan tangan dan wajah ke sesama manusia, menghamba, hingga bentuk-bentuk yang tidak semestinya.

Semoga kita semua bisa dihindarkan dari akhlak yang tidak semestinya, yang membawa kita menjauh dari apa yang semestinya kita teladani. Semoga kita pula menjadi pribadi-pribadi yang bisa belajar meneladani ajaran Nabi kita sekalian, yang ajaran tersebut diwariskan secara turun temurun hingga hari ini melalui ulama-ulama yang tersambung pada Nabi kita. (*)

Bagikan:   
Exit mobile version