“Jangan sampai yang melakukan penindakan justru tidak memiliki kompetensi atau sertifikasi. Ini menyangkut legalitas tindakan hukum di jalan. Kalau tidak sesuai prosedur, bisa berimplikasi pada cacatnya penindakan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Fadel meminta agar Kepolisian Daerah Gorontalo, khususnya Direktur Lalu Lintas, turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan razia di wilayah Polres Bone Bolango.
“Dalam hal ini kami meminta kepada Direktur Lalu Lintas Polda Gorontalo agar segera mengambil tindakan dan melakukan evaluasi. Penting untuk memastikan kesiapan setiap operasi, termasuk kelengkapan atribut dan kompetensi petugas yang turun langsung di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, evaluasi tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian serta memastikan bahwa setiap penegakan hukum berjalan profesional, transparan, dan sesuai ketentuan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan lanjutan dari pihak kepolisian terkait kritik yang disampaikan oleh aktivis tersebut. Namun desakan publik agar dilakukan pembenahan internal terus menguat, seiring meningkatnya perhatian terhadap praktik razia lalu lintas di wilayah Bone Bolango. (FB)








