Definitif.id, Gorontalo Utara – Ketua Gerakan Aktivis Milenial (GAM) Gorontalo, Amin Suleman, mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut). Pasalnya, menurut Amin, pengawasan ketat perlu dilakukan agar tidak tidak akan terjadi penyelewengan, apalagi saat ini sudah mulai memasuki tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
“Jadi penyaluran pupuk bersubsidi kepada para petani itu dilakukan oleh pengecer resmi yang telah ditunjuk di wilayah kerjanya berdasarkan data cetak E-RDKK yang dibatasi oleh alokasi pupuk bersubsidi di wilayahnya. Tentunya hal ini wajib dilakukan pengawasan serta pengantisipasian pada tahap-tahap memasuki pesta demokrasi atau tahun politik, agar tidak mencampur adukan antara kebutuhan para petani yaitu pupuk dan bibit dengan perpolitikan karena hal ini sangatlah tidak etis,” kata Amin, Jumat (16/06/2023).
Lebih lanjut Amin menjelaskan, harga pupuk bersubsidi sendiri dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 49 Tahun 2020 itu penyalurannya harus menyesuaikan kebutuhan di lapangan yang diakibatkan pergeseran musim tanam, pengembangan kawasan, adanya program khusus Kementan, dan hal mendesak lainnya.
“Semua jelas sudah diatur dalam ketentuannya, serta jelas aturan mainnya tidaklah elok jika perihal pupuk bersubsidi nantinya dalam pesta demokrasi menjadi senjata ampuh para setiap pengecer untuk menakut-nakuti rakyat atau bisa dinilai menjadi ancaman untuk pilih memilih pada perhelatan politik,” terang Amin.
