Dengan memanfaatkan teknologi dan media sosial, dirinya dapat memastikan bahwa dengan memanfaatkan platform-platform tersebut secara efektif untuk menyebarkan informasi, menggalang dukungan, dan memobilisasi pemilih.
“Memiliki pendampingan dari Generasi Z, Pemilu kali ini dapat memperkaya strategi komunikasi kampanye dan meningkatkan partisipasi pemilih, terutama di kalangan kaum muda. Mengapa demikian, karena dengan kreativitas dan inovasi, kita bisa dan mampu berpikir di luar kotak dan menemukan solusi-solusi baru untuk tantangan yang kompleks. Dengan membawa gagasan-gagasan segar dan strategi-strategi inovatif yang dapat meningkatkan efektivitas kampanye dan partisipasi pemilih,” tegas Jhojo.
Terakhir kata Jhojo, di setiap bahan representasi dan kepemimpinan, para pemuda wajib terlibat dalam pendampingan Pemilu guna mewujudkan representasi yang lebih baik dalam politik.
“Dengan memperjuangkan kepentingan dan aspirasi para kaum muda, kita dapat memastikan bahwa kita tidak hanya meningkatkan representasi kemenangan yang inklusif, tetapi juga memperkuat fondasi demokrasi kita. Melalui kolaborasi antar generasi yang kuat, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih cerah dan adil bagi semua masyarakat Pohuwato,” tukasnya. (*)
