“Alhamdulillah di Gorut ada yang sudah progres di atas 80 persen dengan kualitas pekerjaan sangat baik sebagaimana monitoring dan evaluasi BPMP,” ungkap Wahab.
Kadiknas Tegaskan Tidak Ada Pungutan
Terkait dugaan permintaan uang yang menjadi sorotan, Wahab memastikan bahwa pihaknya tidak membebankan pungutan kepada sekolah pelaksana program revitalisasi.
“Terkait dengan info ada pungutan, saya pastikan itu tidak ada dan bisa dicek langsung kepada sekolah yang sedang melaksanakan revit. Tidak ada beban atau pungutan apa pun kepada sekolah pelaksana,” tegasnya.
Ia juga menyatakan telah mengingatkan seluruh sekolah agar menjalankan program sesuai petunjuk teknis yang telah ditandatangani bersama Kemendikdasmen.
Meski membantah adanya pungutan, Wahab kemudian mengungkapkan bahwa terdapat kebutuhan operasional dinas yang harus dibiayai ketika anggaran dalam APBD Perubahan belum tersedia untuk digunakan.
Akui Pinjaman Dana untuk Kebutuhan Dinas
Wahab menyebut sejumlah kegiatan kedinasan tetap harus dilaksanakan meskipun anggaran belum dapat digunakan untuk membiayainya. Salah satunya adalah kegiatan seleksi calon kepala sekolah.
“Yang jelas begini, ada kebutuhan kantor yang sifatnya, kan torang pe anggaran ini APBD dan perubahan ini belum ada dua minggu kemarin itu. Sedangkan ada beberapa kegiatan sudah harus dibiayai,” jelas Wahab.
Ia kemudian menyebut kemungkinan adanya pinjaman dana untuk menunjang kegiatan tersebut.
“Seperti torang sedang melakukan kegiatan seleksi calon kepala sekolah dan kegiatan-kegiatan lain yang torang harus selesaikan, mungkin itu sifatnya pinjaman dan tidak ada pungutan,” lanjutnya.
