“Program-program tersebut nantinya dapat mempromosikan produk UMKM dan wisata, penuntasan stunting serta pengentasan angka putus sekolah untuk meningkatkan IPM (Indeks Pembangunan Manusia). Sehingga desa-desa dapat berkembang IDM nya (Indeks Desa Membangun) dari desa berkembang ke desa maju bahkan Desa mandiri kedepannya,” ungkapnya lebih lanjut.
Sementara, Kepala Desa Canti Zahidin mengatakan, akan berkomitmen untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di desanya, baik itu pada sektor pariwisata maupun UMKM. Bentuk komitmen itu pun dibuktikan oleh Zahidin bersama dengan aparatur desa dan warga setempat, dengan membuka destinasi wisata baru air terjun Pedagan.
Selain memiliki 6 air terjun dengan ketinggian 20 meter, 40 meter, 60 meter dan 100 meter, dirinya menyebut, Desa Canti juga memiliki berbagai objek wisata lainnya yang sudah terkenal, seperti Pantai Canti, Pemandian Mata Air Way Biyah dan akses pelabuhan menuju Pulau Sebesi dan Gunung Krakatau dan yang tak kalah menarik adalah Situs Benteng Pala dan Benteng Hawi Bekhak.
“Aparatur desa dan warga sudah 3 bulan berjalan bergotong royong membuka akses menuju air terjun Way Pedagan yang berada di lereng Gunung Rajabasa. Ditargetkan pada Hari Raya Idul Fitri 2023 sudah dapat dibuka untuk umum. Akses sampai lokasi bisa menggunakan sepeda motor dan roda empat sampai di lahan parkir yang sedang dpersiapkan,” kata Zahidin.
Sedangkan pada sektor UMKM, kata Zahidin, pihaknya akan mengembangkan Gerai UMKM yang terdapat di Pelabuhan Canti. Dengan berbagai pesona wisata alam yang dimiliki desanya, dirinya yakin akan mempermudah dalam mempromosikan produk-produk UMKM yang ada.







