“Maka dari itu kami melakukan demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan dengan 4 tuntuntan tersebut diantaranya:
1. Menuntut Kejari Banyuwangi untuk bersikap adil dalam menangani Kasus mamin fiktif yang dilakukan oleh Nafiul Huda serta 5 orang lainya yang terlibat dalam korupsi ini.
2. Memperingatkan dengan tegas kepada Kajari Banyuwangi untuk tidak tebang pilih dalam proses penegakan hukum, terutama kasus korupsi mamin Fiktif.
3. Meminta Kejari Banyuwangi untuk tegak lurus dan terbuka dalam proses penangan kasus korupsi mamin Fiktif yang di lakukan oleh Nafiul Huda.
4. Menuntut kepada Kejari Banyuwangi untuk segera menangkap Nafiul Huda dan keempat tersangka lainnya, yang terlibat dalam kasus mamin fiktif.
Dan pihaknya akan berkomitmen untuk terus menyuarakannya sampai terbongkar semuanya,” urainya.
Pihak Kejari Banyuwangi melalui Kasi Intel, Rizky Septa Kurniadi, SH.,MH sempat menerima perwakilan dari Galaksi yang melakukan demonstrasi hari ini. Namun menurut Agus, hal yang disampaikan oleh pihak kejaksaan hanya sebatas normatif saja.
“Kami pastikan, Galaksi akan turun ke jalan. Kami juga akan melakukan konsolidasi dengan rekan-rekan lainnya agar kasus yang telah berjalan dua tahun ini segera tuntas,” pungkas aktivis muda yang penuh enerjik itu. (Gung)
