AHY pun sepakat bahwa tiga agenda perubahan dan perbaikan tersebut bisa menjadi bahan manifesto serta menjadi materi untuk mengampanyekan perubahan dan perbaikan di kalangan rakyat.
Terkait calon pemilih muda, AHY mengingatkan bahwa anak-anak muda ini menghadapi tantangan kesulitan mencari pekerjaan serta ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), di semua sektor lapangan kerja.
“Partai Demokrat berkomitmen untuk menyediakan pekerjaan yang layak bagi anak-anak muda yang menjadi bagian dari bonus demografi ini,” tegas AHY.
Melihat antusiasme para netizen, AHY sebenarnya masih ingin terus berdialog. Tapi perjalanan tidak bisa ditunda lagi dan agenda berikutnya sudah menunggu. AHY berjanji akan kembali berdialog pada kesempatan lain.
Untuk diketahui, turut mendampingi Ketum AHY dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Wakil Sekjen (Wasekjen) Jovan Latuconsina, Wasekjen Jensen Sintidaon, Ketua Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Herman Khaeron, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Herzaky Mahendra Putra, serta Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Tomi Satryatomo. (Red)
