Definitif.id, Gorontalo – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indoensia (RI) menggelar kegiatan Workshop I Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Indonesia’s Forest and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 di Provinsi Gorontalo, yang berlangsung di Maqna Hotel Kota Gorontalo, Kamis (16/03/2023).
Pada kesempatan itu, Wakil Sekretaris II Renja Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, Saiful Anwar, menyampaikan, bahwa tujuan dari pada Workshop I tersebut adalah untuk menyamakan persepsi sebelum memasuki Workshop berikutnya.
“Selain itu, dalam Workshop I ini kita juga menyiapkan kelembagaan, SK Tim, menyepakati data-data yang perlu dikumpulkan, menyiapkan surat-surat permintaan data, kemudian identifikasi stakeholder yang perlu kita undang untuk melakukan rapat-rapat sebelum Workshop ke-II dan ke-III dimulai,” ungkap Saiful.
Sementara itu, Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Kebijakan Wilayah dan Sektor (PDLKWS) KLHK RI, Erik Teguh Primiantoro, menjelaskan, tujuan penting dalam Workshop I tersebut adalah bagaimana Renja Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 di Provinsi Gorontalo sudah tersusun. Penyusunan Renja tersebut, kata dia, harus berdasarkan dengan data informasi geospasial, program kegiatan, skenario penganggaran, serta para pihak yang terlibat.
“Jadi dokumen-dokumen ini diintegrasikan dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, tata ruang, RPJMD dan RPJPD yang saat ini sudah dalam proses penyusunan, sehingga dapat teranggarkan dan juga ditetapkan secara resmi sebagai kegiatan-kegiatan yang punya dasar hukumnya,” terang Erik.
