“Kami konsisten dengan program yang kami tawarkan, kami tidak pernah menjiplak konsep ini dari siapapun. Olehnya, program sapi ini kami ingatkan kembali kepada Ketua DPRD sebagai ketua tim pemenangan yang kala itu mungkin masih di bangku SMA, dan Calon Bupati paket Mulus yang mungkin saat itu masih di Papua, bahwa program sapi ini sudah pernah berhasil di jaman pak Ismet menjadi Bupati pertama di Bone Bolango,” tegasnya.
Menurutnya, jikapun lawan politik kini mengikuti jejak paket IRIS, itu menunjukkan bahwa mereka mulai menyadari pentingnya visi dari paket IRIS bagi masa depan Bone Bolango. Kata dia, tidak masalah sebenarnya jika mereka juga tertarik dengan program dari paket IRIS.
“Program Sapi yang digagas paket IRIS bertujuan meningkatkan kesejahteraan peternak dan menyediakan sumber protein bagi masyarakat, dan ini kami siapkan untuk mendukung program Presiden terpilih pak Prabowo Gibran tentang makan gratis bergizi. Sementara itu, untuk program izin pertambangan perlu ditangani dengan hati-hati demi melindungi lingkungan dan masyarakat. “Kami pun sudah pikirkan dengan matang strateginya. Namun sebaiknya kami tidak perlu menjelaskan secara detail. Takutnya ada lagi calon lain yg menjiplak langkah dan ide kami di IRIS,” tandasnya.
“Namun yang jelas kami hanya ingin mengajak semua pihak untuk bersatu dalam mendukung program yang benar-benar memberikan manfaat bagi Bone Bolango. Jangan saling menghujat dan yakinkanlah program masing-masing untuk Rakyat Bone Bolango. Tidak perlu menjual program paket IRIS di setiap kampanye dengan nada yg menghujat,” lanjutnya.







