Sinergi dan Investasi Kunci Pembangunan
Ketua Pansus, H. Anas Yusuf, menekankan pentingnya sinergi program untuk mempercepat pembangunan. Ia mengusulkan optimalisasi investasi, terutama di kawasan Pulubala dan Tolangohula, yang memiliki potensi sumber daya alam. “Investasi harus menjadi instrumen penurunan kemiskinan, yang di Kabupaten Gorontalo masih 16,41%, lebih tinggi dari angka provinsi sebesar 14,57%,” ujarnya.
Anas juga menyoroti perlunya penataan kawasan bantaran Danau Limboto, yang masih membutuhkan formulasi kebijakan tepat.
Usulan Tambahan Alokasi Dana Kesehatan
Cokro Katilie mengapresiasi kunjungan Pansus dan berharap sinkronisasi perencanaan dapat mempercepat pembangunan. Ia juga meminta dukungan penambahan alokasi dana Universal Health Coverage (UHC) atau Dana Talangan Jaminan Kesehatan Masyarakat. “Saat ini baru 22% beban pembiayaan. Kami berharap ada intervensi kebijakan dari provinsi agar lebih proporsional,” ungkapnya.
Selain itu, Cokro mengusulkan optimalisasi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD asal Kabupaten Gorontalo untuk program infrastruktur dan ekonomi rakyat guna menekan kemiskinan.
Rekomendasi untuk Evaluasi Kinerja Pemprov
Kunjungan ini diharapkan menjadi bahan rekomendasi Pansus LKPJ dalam mengevaluasi kinerja Pemprov Gorontalo serta memperkuat sinergi perencanaan pembangunan lintas pemerintah ke depan.







