Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Pemilu 2024: Antara Perebutan Kekuasaan Politik dan Kesejahteraan Rakyat

Oleh: Ricky Rianto Kadir, S.Sos (Direktur Definitif Media Group)

Ricky Rianto Kadir, S.Sos. (Red)

Definitif.id – Tahun 2024 adalah tahun yang sangat dinantikan oleh seluruh rakyat Indonesia. Pasalnya, pada tahun itu rakyat Indonesia akan merayakan pesta demokrasi untuk yang kesekian kalinya, yaitu Pemelihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Presiden/Wakil Presiden.

Pada Pemilu 2024 nanti, ada 18 Partai Politik (Parpol) yang dinyatakan lolos oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) sebagai peserta Pemilu, diantaranya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Buruh, Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Umat.

Sudah bisa dipastikan, tentunya pada Pemilu 2024 nanti akan ada perebuatan-perebutan kekuasaan politik dari masing-masing Parpol. Hal tersebut sejalan dengan konsolidasi-konsolidasi politik yang sudah mulai terlihat jelas di permukaan.

Kondisi seperti ini memang sering kali terjadi dan bahkan sudah menjadi rutinitas menjelang dimulainya Pemilu. Namun, sering kali menimbulkan pertanyaan besar; apakah perebutan kekuasaan politik tidak pernah mampu memberikan kesejahteraan kepada rakyat? Karena selalu yang ada hanya janji, selalu yang ada hanya sandiwara, layaknya drama yang dipentaskan di atas panggung yang penuh dengan kepura-puraan atau hanya sekedar akting belaka.

Bagikan: