Definitif.id Gorontalo Utara – Penangkapan lima oknum dari luar daerah yang diduga melakukan pengumpulan KTP warga dan kampanye hitam di Desa Pinontoyonga, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, bukan sebuah kebetulan namun merupakan hasil kerja Tim Khusus Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, Roni Imran-Ramdhan Mapaliey (Romantis).
Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Paslon Romantis, Roy Ahmad, dalam konferensi pers, Kamis (17/04/2025).
Roy menjelaskan bahwa “Tim Sergap Money Politik” telah terbentuk di 123 desa dan 11 kecamatan se-Gorontalo Utara. Setiap desa memiliki 20 anggota tim, sedangkan di tingkat kecamatan terdapat 15 orang yang bertugas memantau, mendokumentasikan, dan melaporkan aktivitas mencurigakan terkait money politik atau pengumpulan/pengembalian KTP tidak sah.
“Hasil dokumentasi tim langsung dilaporkan ke markas komando tingkat kabupaten yang beroperasi 24 jam. Lokasi markas hanya diketahui oleh orang-orang tertentu demi keamanan,” jelas Roy.
Roy mengungkapkan bahwa tim atau warga yang berhasil mendapatkan bukti foto/video pelanggaran pemilu akan mendapat bonus senilai Rp2,5 juta apabila dokumentasi dan penangkapanya terbukti secara hukum.
“Bonus ini awalnya hanya untuk tim Romantis sapu bersih, tetapi sekarang berlaku untuk semua warga Gorontalo Utara yang ingin berpartisipasi,” tegas Roy.
Penangkapan lima oknum di Pinontoyonga disebut sebagai bukti kesigapan tim Romantis. “Mereka diduga akan melakukan money politik dan kampanye hitam. Ini adalah upaya sistematis untuk merusak demokrasi,” ujar Roy.
