Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Perlakukan Gurunya Tidak Manusiawi, LBH FSPMI Meminta Copot Ketua Yayasan WinarniRahmatRirin (Al Azhar Gorontalo)

“Setelah kami dampingi dan mediasi, akhirnya muncullah PB atau Perjanjian Bersama, dimana upah yang dipotong ini akan dikembalikan lagi, tetapi yang menjadi permasalahan, upah yang diterima guru-guru ini diakhir bulan, terkesan berkerja hampir 2 bulan (hampir 45 hari) namun cuma dibayarkan cuma gaji sebulan, lebih parahnya lagi, beberapa hari kemudian malah terjadi PHK terhadap 3 karyawan, yaitu Kepala Sekolah SD, Bendahara BOS dan Tata Usaha dengan alasan penggelapan Dana Bos yang tidak masuk akal, dan Akhirnya aksi Demo kami lakukan di Tanggal 8 November, di 3 titik, PPNS, Kantor Diknas Kota dan Sekolah Al Azhar,” kata Meyske.

Ditempat yang sama, Andrika Hasan selaku Anggota LBH menambahkan bahwa setelah PHK, hubungan pekerjaan disitu sudah mulai tidak kondusif karena pemimpin yang attitude terhadap guru-guru sangat tidak baik, dan itu bukan cuma 1 atau 2 orang yang tahu, sudah banyak yang tahu.

“Satu orang keluar mengundurkan diri, lalu dua orang, lalu tiga orang di PHK, hari ini ada dua belas orang guru yang resmi mengajukan surat pengunduran diri kepada Yayasan, dan yang menjadi permasalahan adalah Siswa Kelas 6 SD yang sudah mendekati ujian akan dibawa kemana, Sekolah Al Azhar ini bukan sekolah biasa, tapi sekolah penggerak, yang ada Brand dan ada di seluruh Indonesia, sekolah mahal, SPP saja mahal, dan murid-muridnya bukan orang biasa, tapi anak-anak pejabat,” ujar Andrika.

Andrika menambahkan bahwa pihaknya akan lakukan beberapa hal, yaitu akan berkoordinasi dengan YPI Pusat untuk mengambil alih Yayasan ini, pada saat aksi demo juga FSPMI sudah menyampaikan untuk mencopot Ketua Yayasan demi untuk menyelamatkan para Siswa dan Guru-guru.

Bagikan: