Lebih lanjut, Lifain menilai bahwa reaksi berlebihan terhadap pernyataan Dheninda justru mengaburkan esensi dari pesan moral yang disampaikan. Menurutnya, publik seharusnya menilai substansi ucapan, bukan mencari-cari kesalahan. “Kita seharusnya mendukung aleg yang berani mengingatkan masyarakat, bukan malah memelintir niat baik menjadi seolah-olah menyerang pihak tertentu,” tandasnya.
Lifain berharap agar semua pihak, termasuk aktivis, dapat menempatkan diri secara objektif dan konstruktif dalam menyikapi pernyataan publik. “Kita sama-sama ingin membangun Gorontalo Utara yang bersih dari praktik curang. Jadi mari jaga komunikasi yang sehat antara aktivis dan wakil rakyat demi kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.
