HomeNews

Rahmat Mamonto Dukung Gelar Adat Sofyan Puhi, Sebut Sudah Melalui Kajian Dewan Adat

Definitif.id, Gorontalo – Penganugerahan gelar adat kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, mendapat dukungan dari Rahmat Mamonto, perwakilan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Daerah (AMMPD). Ia menilai penganugerahan tersebut sudah sewajarnya dan sepatutnya karena telah melalui tahapan kajian serta penilaian oleh Dewan Adat.

Menurut Rahmat, penganugerahan gelar adat bukan sekadar seremoni penghormatan kepada seorang kepala daerah. Prosesi tersebut merupakan bagian dari pelestarian budaya sekaligus bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur masyarakat Gorontalo.

Ia menegaskan bahwa pemberian gelar adat harus dipahami sebagai proses yang memiliki pertimbangan dan mekanisme tersendiri. Dalam hal ini, Dewan Adat bersama para pemangku adat memiliki peran penting dalam menilai dan menentukan kelayakan seseorang untuk menerima penghormatan adat.

“Penganugerahan gelar adat kepada Bupati Sofyan Puhi sudah sewajarnya dan sepatutnya. Prosesnya telah melalui kajian dan penilaian oleh Dewan Adat yang memahami nilai-nilai, norma, serta filosofi adat Gorontalo,” demikian pandangan Rahmat Mamonto.

Menurutnya, keberadaan Dewan Adat menjadi bagian penting dalam menjaga kehormatan dan keberlangsungan tradisi daerah. Karena itu, proses serta keputusan yang dihasilkan melalui mekanisme adat perlu dihormati sebagai bentuk penghargaan terhadap peran para pemangku adat.

Rahmat menilai, penganugerahan gelar adat kepada seorang pemimpin daerah juga memiliki makna lebih luas. Penghormatan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat dalam menjaga identitas budaya Gorontalo.

Simbol Penghormatan dan Amanah Kepemimpinan

Lebih lanjut, Rahmat berpandangan bahwa gelar adat tidak hanya mengandung nilai kehormatan, tetapi juga pesan moral tentang amanah dan tanggung jawab seorang pemimpin.

Bagikan:   
Exit mobile version