HomeNews

Suprianto Uno Kritik Pengelolaan Keuangan Gorut yang Dinilai Tak Berpihak pada Umat dan ASN

Definitif.id Gorontalo Utara – Suprianto Uno menanggapi desas-desus mengenai persoalan anggaran keuangan Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) yang dinilai tidak berpihak pada kemaslahatan umat, terutama kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Uno merespons aksi protes yang dilakukan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Kepala Desa Ilangata, Kecamatan Anggrek, yang menyuarakan kekesalan terhadap kondisi keuangan daerah. Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk luapan kekecewaan atas hak-hak yang belum terpenuhi.

“Hal ini menjadi pertanyaan besar, apa yang sebenarnya terjadi dengan sistem keuangan Gorut saat ini?” ujar Suprianto Uno.

Desakan Pencairan Hak Pegawai

Uno mendesak Kepala Badan Keuangan Gorut segera membayarkan gaji, Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP), dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN. Ia menilai, pihak terkait lebih mementingkan kepentingan pribadi daripada hak-hak pegawai.

“Kepala Badan Keuangan harus memiliki kepekaan sosial. Jika tidak mampu mengemban tanggung jawab ini, sebaiknya mundur. Sistem manajemen keuangan yang buruk hanya akan menimbulkan kerusakan,” tegasnya.

Kritik terhadap Kebijakan Keuangan

Mantan Penegak Hukum Perda ini juga menyoroti ketidakrelevanan kebijakan keuangan Gorut dengan prinsip kemanusiaan. Menurutnya, kerusakan di muka bumi, baik di darat maupun laut, disebabkan oleh ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.

Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW: “Bayarlah upah pekerja sebelum keringatnya kering.” Uno berharap, Kepala Badan Keuangan segera merealisasikan anggaran, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Bagikan:   
Exit mobile version