Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Tak Gunakan Atribut Lengkap, Praktik “Sweeping” Lalu Lintas di Tapa Disorot, Polisi Beri Klarifikasi

Tidak digunakannya atribut lengkap, termasuk topi dinas, dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat serta membuka celah penyalahgunaan wewenang. Apalagi, razia yang tidak memenuhi ketentuan berpotensi dikategorikan sebagai tindakan tidak sah apabila dilakukan tanpa prosedur yang benar.

Menanggapi hal tersebut, pihak Polres Bone Bolango melalui chat WhatsApp Kanit Turjawali, Ahmad Rihwal, memberikan klarifikasi dan tanggapan resmi.

“Terima kasih atas kritik dan sarannya. Perlu kami sampaikan bahwa setiap pelaksanaan operasi (sweeping) yang dilakukan oleh pihak kepolisian Satlantas selalu berpedoman kepada ketentuan dan SOP yang ada. Kegiatan tersebut dilengkapi dengan surat perintah, menggunakan papan operasi, dan dipimpin oleh perwira, serta sebelum melaksanakan kegiatan diawali dengan apel pengecekan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa adanya petugas yang tidak menggunakan atribut lengkap, seperti melepas topi dinas saat operasi berlangsung, menjadi perhatian serius pihaknya.

“Adapun adanya petugas yang melepas pet/topi disaat masih melaksanakan kegiatan operasi menjadi perhatian dalam hal pengawasan saat pelaksanaan tugas. Petugas tersebut akan kami beri teguran atau tindakan agar selalu menggunakan atribut sesuai dengan ketentuan disaat pelaksanaan tugas,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi atas kritik dari masyarakat sebagai bahan evaluasi internal kepolisian.

“Sekali lagi kami sangat berterima kasih atas kritik, saran, dan masukannya. Kami belum sempurna dalam melaksanakan tugas, namun kami akan berusaha untuk lebih baik,” tutupnya. (F.B)

Bagikan: