Definitif.id, Kabupaten Gorontalo – Sebanyak 1.155 rumah tangga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Gorontalo masuk sasaran program Listrik Perdesaan (Lisdes) pada 2026–2027.
Program tersebut tersebar di 30 titik dan menjadi cakupan penerima terbesar di Provinsi Gorontalo. Selain Lisdes, masyarakat juga mendapat dukungan melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).
Informasi tersebut mencuat dalam rapat sinkronisasi usulan lokasi Lisdes, penyiapan lahan hingga penyelesaian perizinan yang melibatkan Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero). Pertemuan berlangsung di Kantor PLN UP3 Gorontalo, Kamis (24/9/2026).
Mewakili Bupati Gorontalo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Gorontalo Hariyanto Manan menyampaikan bahwa pembangunan jaringan listrik PLN pada 2026 mencakup 13 dusun di 10 desa yang tersebar pada tujuh kecamatan.
Salah satu lokasi yang telah dinyatakan berstatus OK berada di Dusun Tonala, Desa Tonala, Kecamatan Telaga. Sementara sejumlah titik lainnya masih harus melalui proses perizinan, khususnya lokasi yang berkaitan dengan kawasan hutan serta wilayah dengan kondisi geografis yang menjadi tantangan pembangunan jaringan.
Tak berhenti pada rencana 2026, Pemkab Gorontalo juga telah mengajukan 17 titik jaringan listrik yang tersebar di 17 dusun, 12 desa dan enam kecamatan.
Perluasan akses listrik tersebut tidak hanya mengandalkan satu pola pembangunan. Sejumlah skema disiapkan, mulai dari perluasan jaringan, mini grid, hingga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) individual yang dilengkapi baterai.
