Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Terkesan Menghindar, Kalapas Kelas IIB Tahuna Tak Akui Adanya Temuan Narkoba

Definitif.id, Tahuna – Sejumlah awak media, Jumat (22/5), mendatangi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tahuna untuk mengonfirmasi informasi terkait dugaan penemuan paket narkoba di lingkungan lapas tersebut. Namun, upaya konfirmasi kepada Kepala Lapas Kelas IIB Tahuna, Yosef Sihombing, belum mendapatkan penjelasan secara rinci.

Berdasarkan pantauan di lokasi, para jurnalis telah menunggu selama kurang lebih tiga jam di depan lapas untuk meminta klarifikasi terkait informasi yang beredar. Sekitar pukul 17.00 WITA, Yosef Sihombing tiba bersama rombongan dari Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Sulawesi Utara.

Saat itu, salah seorang awak media sempat menyampaikan maksud kedatangan untuk meminta konfirmasi mengenai dugaan paket narkoba yang disebut-sebut ditemukan di area lapas. Yosef disebut menjawab singkat, “Sebentar ya,” sebelum kemudian memasuki area lapas bersama rombongan.

Setelah menunggu cukup lama, para awak media kembali mencoba meminta keterangan ketika Kalapas keluar dari area lapas. Menanggapi pertanyaan terkait dugaan penemuan narkoba, Yosef membantah adanya temuan di dalam lapas.

“Tidak ada persoalan. Kalau itu (narkoba) di lapas lain,” ujar Yosef singkat sambil berjalan menuju kendaraan dinasnya.

Sikap Kalapas tersebut dinilai sejumlah awak media belum memberikan penjelasan yang memadai atas informasi yang berkembang di masyarakat. Pasalnya, para jurnalis telah menunggu cukup lama untuk memperoleh klarifikasi resmi.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, pihak lapas bersama rombongan dari kantor wilayah disebut melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di beberapa blok hunian warga binaan. Informasi yang diperoleh juga menyebutkan bahwa dugaan paket narkoba memang sempat ditemukan, namun belum masuk ke dalam area lapas karena lebih dahulu diperiksa di luar pintu masuk oleh petugas lapas bersama aparat kepolisian.

Paket tersebut diduga diantar oleh seseorang yang datang ke area tempat pangkas rambut di sudut kanan lapas, yang diketahui dikelola oleh salah satu warga binaan. Sumber menyebutkan, kurir tersebut sebelumnya sempat beberapa kali menanyakan nama warga binaan tertentu, namun tidak ditemukan. Pada kedatangan berikutnya, paket itu kemudian dititipkan untuk diserahkan kepada salah satu warga binaan.

Sebelum paket tersebut masuk ke area lapas, petugas melakukan pemeriksaan bersama pihak kepolisian. Informasi yang diperoleh juga menyebutkan bahwa proses pengambilan keterangan terkait peristiwa itu dilakukan di lingkungan Lapas Kelas IIB Tahuna.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak lapas terkait kronologi maupun hasil pemeriksaan atas dugaan tersebut.

Bagikan: