Definitif.id, Bulukumba – Kacang tanah menjadi salah satu komoditas yang banyak dibudidayakan petani di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi – Selatan, sebagai komoditas pendukung, Salah satunya para petani yang terletak di Desa Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang.
Namun pada prosesnya, kacang tanah membutuhkan perawatan yang memakan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Seperti kebiasaan sebagian besar petani di Kabupaten yang berjuluk Butta Panrita Lopi ini.
Biasanya memasuki umur tiga bulan, petani mulai melakukan aktifitas yang mereka sebut ‘Mabbaja Canggoreng’ atau pembersihan rumput pada selah tanaman kacang tanah, sembari menggemburkan kembali tanahnya. Dengan tujuan nantinya mendapatkan hasil panen yang banyak
Melihat hal ini, Hasdi Ashari, salah seorang petani di Desa Bontonyeleng bersama pamannya Muliyadi, dengan berbekal pengetahuan yang ia dapatkan dari channel YouTube dirinya mencoba untuk berinovasi, menciptakan sebuah alat yang terbilang masih sederhana. Namun sangat membantu petani dan alat itu dia beri julukan Traktor.
“Iye awalnya saya lihat di YouTube ji itu, tapi agak susah pengaplikasiannya kalau itu saya tiru, jadi berdasar dari pengetahuan itu saya buat mi yang alat ini sekarang, ternyata sangat membantu. Dan sering saya sebut traktor,” ujarnya kepada media Definitif.id, sembari sedikit dibumbui candaan. Rabu, (14/09/2022).
Petani muda ini, yang juga merupakan salah satu anggota Satpol PP kabupaten Bulukumba menyebut, hingga saat ini pamannya yang mempunyai bengkel las telah di banjiri pesanan, tidak hanya dari petani di Desanya. Namun kata dia, juga datang dari petani dari Desa lain







