Definitif.id, Sangihe – Para pengepul ikan tuna lokal, pedagang pasar, serta penyelenggara dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sangihe tengah resah akibat kesulitan mendapatkan pasokan ikan tuna dari nelayan.
Kondisi langkanya pasokan tuna ini terjadi padahal perairan Sangihe dikenal sebagai salah satu daerah dengan potensi ikan tuna yang melimpah.
Berdasarkan pantauan awak media di salah satu titik pengepul strategis di Kelurahan Tidore, dari siang hingga sore hanya dua perahu yang memasukkan ikan. Padahal, banyak perahu lain yang lewat namun para nelayan mengaku tidak mendapatkan hasil tangkapan.
Keterbatasan pasokan ini membuat banyak pembeli, sebagian besar dari pihak dapur MBG, rela menunggu berjam-jam dengan harapan ada nelayan yang menjual hasil tangkapan.
Untuk mengonfirmasi kondisi tersebut, tim media kemudian mengunjungi tempat tambatan perahu. Ternyata, di dekat tambatan tersebut terdapat pengepul lain yang coolbox-nya terisi ikan. Namun, sejumlah pedagang pasar yang juga mencari tuna di lokasi tersebut mengaku tidak mendapatkan pasokan sesuai harapan. Para nelayan di lokasi itu juga mengaku tidak mendapatkan ikan.
Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa sebagian nelayan telah memasukkan ikan di sekitar pelabuhan tua. Namun, saat tim media tiba di lokasi tersebut, tidak ditemukan aktivitas. Warga sekitar menginformasikan bahwa belum lama berselang ada mobil yang berangkat membawa muatan ikan.
Kembali ke Kelurahan Tidore, tim media menemukan sebuah mobil yang mengangkut ikan tuna. Sopir mengatakan ikan tersebut akan dibawa ke Lenganeng.
Penulis: A.M. Budiman








