Definitif.id, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, terbuka, serta berintegritas tinggi. Langkah strategis ini diwujudkan lewat pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait Penguatan Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) serta Manajemen Risiko Indeks (MRI) tahun 2026. Kegiatan tersebut dirancang guna memotivasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mengoptimalkan sistem pengawasan internal dan menjadikan manajemen risiko sebagai landasan budaya kerja.
Acara resmi itu dibuka oleh Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, bertempat di Hotel Dumhil, Kota Gorontalo, pada Selasa (30/6/2026).
Dalam pemaparannya, Iwan menekankan bahwa kedua instrumen indeks tersebut bukan sekadar instrumen administratif belaka, melainkan representasi nyata dari kualitas manajemen birokrasi yang dikelola secara kolektif oleh tiap instansi.
“Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi bersama Manajemen Risiko Indeks merupakan indikator krusial yang berdampak langsung terhadap mutu tata kelola instansi pemerintah. Hal ini sekaligus menjadi tantangan serta kewajiban bersama untuk senantiasa memperkuat sistem kontrol internal kita,” ujar Iwan di hadapan peserta.
Ia tidak menampik bahwa perolehan nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) saat ini dihadapkan pada tantangan yang semakin dinamis. Penambahan variabel penilaian baru membuat sejumlah wilayah mengalami pergeseran level maturitas SPIP, termasuk instansi yang sebelumnya telah mengantongi predikat tinggi.








