Tak hanya itu, lembaga ini turut menyiapkan permintaan keterangan dari Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri mengenai mekanisme perizinan perjalanan luar negeri bagi anggota DPRD. BK juga mempertimbangkan menghadirkan ahli etik guna memperkuat dasar pertimbangan dalam mengambil keputusan.
“Semua tahapan ini kami lakukan secara hati-hati dan menyeluruh agar keputusan yang diambil nantinya objektif, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegas pihak BK.
BK mengimbau masyarakat untuk bersabar menunggu hasil akhir penyelidikan dan menegaskan pentingnya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) sampai adanya keputusan yang sah dan berkekuatan hukum tetap.
