Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Diduga Bansos Desa Tanjung Karang Dihutangkan Oknum Aparat

Ilustrasi Foto. (matakamera.net)

Hal tersebut memperkuat dugaan Penyalur BPNT di Desa Tanjung Karang merupakan oknum Aparat Desa.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Tanjung Karang, Abas Pakuna,S.Pd.I enggan memberikan keterangan.

“Bisa tanya langsung ke Ibu Sek Pak, nanti saya kirim nomornya,” singkat Abas lewat chat WhatsApp.

Sementara itu, Sekretaris Desa Tanjung Karang, Elisnawati Noi,SE melalui via WhatsApp menjelaskan, untuk kali ini bantuan BPNT, BLT BBM, PKH disalurkan lewat PT. POS Indonesia secara tunai. Di dalam juknis penyaluran, bahwa penyalur, agen, e-warung tidak disebutkan atau tidak dilibatkan dalam proses penyaluran karena bantuannya tidak lewat bank atau kartu ATM KPM.

“Sebagai mana pertanyaan terkait penyaluran BPNT, BLT BBM, PKH yang sudah diberikan barang sebelum penyaluran. Untuk kali ini bantuan BPNT, BLT BBM, PKH disalurkan lewat PT. POS Indonesia secara tunai. Di dalam juknis penyaluran, bahwa penyalur, agen, e-warong tidak disebutkan atau tidak dilibatkan dalam proses penyaluran karena bantuannya tidak lewat bank atau kartu ATM KPM. Setelah KPM menerima uang bantuan, terserah mereka mau beli di mana, namun dari pada mereka belanja di warung lain di kecamatan lain, disisi lain saya juga penjual beras maka mereka menyampaikan kalau boleh mereka menggunakan jasa saya untuk mengadakan barang kebutuhan mereka,” kata Elisnawati.

Elisnawati mengatakan, selain jabatannya sebagai Sekretaris Desa di Tanjung Karang, dirinya juga penjual beras sejak 3 tahun yang lalu dan mengantongi izin.

“Saya ini pak selain saya Sekdes saya juga penjual beras sejak 3 tahun yang lalu, dan usaha saya ini ada izin dari Pemda dengan nama usaha saya UD. BERKAH MANDIRI yang bergerak di bidang pengadaan bahan sembako. Jangankan saya Pak, di desa lain pun KPM so mulai ba angka bahan di toko-toko yang mereka percayai walaupun belum ada pencairan dari Pos,” ucapnya.

Bagikan: