Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Disebut Sering ke Istana oleh Presiden Jokowi, Partai Demokrat Angkat Bicara

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya. (PD)

“Dalam pertemuan dengan AHY di Istana Bogor malam itu, Presiden Joko Widodo dengan didampingi oleh Mensesneg Pratikno menjelaskan bahwa beliau tidak tahu menahu dengan apa yang dilakukan oleh KSP Moeldoko untuk mengambilalih Partai Demokrat. Begitulah pengakuan dari Presiden Joko Widodo yang disampaikan kepada Ketua Umum AHY,” ujar Teuku Riefky.

“Empat kali pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan tokoh Partai Demokrat, Bapak SBY dan Ketum AHY, terjadi 2-3 tahun yang lalu. Pertemuan-pertemuan itu bukan yang sering digambarkan oleh publik sebagai pertemuan politik yang lazim dilakukan Presiden Joko Widodo dengan partai-partai politik pendukung pemerintah,” sambungnya.

Lebih jauh Teuku Riefky pun berharap, agar insan media dan masyarakat luas mengerti duduk persoalan yang sesungguhnya, dan tidak memiliki praduga yang tidak baik kepada Partai Demokrat bahwa seolah-olah Partai Demokrat juga ikut mencari jalan untuk bertemu Presiden Jokowi dan meminta waktunya malam hari.

“Kalau tidak kami klarifikasi, bisa saja Partai Demokrat dituduh ‘kucing-kucingan’ yang semua itu tidak pernah kami lakukan,” ucapnya.

Terakhir Teuku Riefky juga menegaskan, jika ada perbedaan pendapat dengan pihak Istana, pihaknya Partai Demokrat termasuk SBY dan AHY siap untuk ‘dikonfrontir’ baik dengan Presiden Jokowi maupun pembantu-pembantunya. Ini sangat penting agar kebenaran tegak di negeri yang kita cintai ini.

“Demikian respons dan penjelasan Partai Demokrat berkaitan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo yang kami utarakan di atas, yang saat ini menjadi perhatian masyarakat luas,” pungkasnya. (Red)

Bagikan: