Definitif.id, Gorontalo – Pada Senin (10 November 2025), pukul pagi, telah berlangsung audiensi dan sosialisasi program pencegahan korupsi terintegrasi di ruang sidang utama di gedung DPRD Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota DPRD, pimpinan DPRD, Sekretariat DPRD, serta perwakilan dari KPK RI.
Ketua DPRD Provinsi Gorontalo menyambut baik kehadiran tim KPK, dan menyatakan bahwa kolaborasi antar lembaga legislatif, eksekutif dan institusi antirasuah menjadi kunci dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang bersih, terbuka dan bertanggung-jawab. “Kehadiran Bapak/Ibu dari KPK menjadi motivasi untuk kami terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan pemerintahan yang berintegritas,” ujarnya. Senin (10/11/2025)
Dalam sambutannya, Ketua DPRD juga menekankan bahwa upaya pemberantasan korupsi tidak hanya sebatas penindakan, melainkan harus dimulai dari pencegahan yang sistematis dan berkelanjutan. Beberapa hal yang diangkat termasuk peningkatan pengawasan anggaran daerah, transparansi proses legislasi, dan pemberdayaan fungsi DPRD dalam pengawasan.
Sementara itu, perwakilan dari KPK RI menyampaikan bahwa institusinya siap menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah dalam menerapkan mekanisme pencegahan korupsi berbasis teknologi dan data. Salah satu program unggulan ialah penerapan sistem Monitoring Center for Prevention (MCP) serta pemanfaatan digitalisasi untuk mendeteksi sejak dini potensi penyimpangan anggaran.
Sebagai langkah lanjutannya, DPRD Provinsi Gorontalo bersama KPK bersepakat untuk menjalin koordinasi lebih intensif, termasuk forum komunikasi lintas instansi, pemantauan reguler serta penyusunan agenda bersama untuk memperkuat integritas daerah. Dewan berharap agar Gorontalo dapat menjadi contoh daerah yang berhasil mengimplementasikan pencegahan korupsi secara terintegrasi dan berkelanjutan.