Definitif.id, Bulukumba – Ramlah (20), anak yatim piatu, penderita lumpuh yang sebelumnya viral diberitakan, asal Desa Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Susel), Rabu (10/01/2024) petang, dikabarkan menghembuskan nafas terakhir dalam perawatan di rumah sakit.
Hal ini diungkapkan Koordinator Relawan Kemanusiaan Bulukumba, Andhika Mappassomba. Ia menuturkan, almarhumah Ramlah dikabarkan meninggal dunia pada sekira pukul 19.00 WITA.
Sebelumnya, Ramlah bersama adiknya Mila (18) sempat dirujuk untuk menjalani proses fisioterapi di Rumah Sakit Pusat (RSP) Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, yang didampingi Relawan Kemanusiaan, Andhika Mappasomba.
Diketahui, Ramlah pergi meninggalkan dua orang kakak laki-laki masing-masing atas nama Lampe (40) dan Ari (30). Selain itu, almarhumah juga meninggalkan dua orang kakak wanita atas nama Yada, dan Diani, serta satu orang adik perempuan atas nama Mila (18) yang masih dalam masa perawatan intensif Rumah Sakit Pusat (RSP) Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
Kepala Desa Bontonyeleng, Andi Mauragawali yang dikonfirmasi Wartawan, Rabu (10/01/2024) malam, menguraikan, bahwa jenazah almarhumah akan diberangkatkan dan dipulangkan ke Bulukumba, pada Rabu malam ini.
Jenazah akan dipulangkan bersama dengan adik perempuannya, Mila (18) yang enggan tinggal di rumah sakit untuk menjalani perawatan.
“Mila menolak untuk tinggal seorang diri menjalani perawatan di rumah sakit dan tidak mau terpisah dari almarhumah kakaknya,” jelas pria yang akrab disapa Opu itu.







