Definitif.id, Bone Bolango – Peringatan Hari Santri Nasional ke-10 di Kabupaten Bone Bolango tahun 2025 dimaknai sebagai ajakan untuk menumbuhkan kehidupan masyarakat yang lebih religius dan dekat dengan Al-Qur’an.
Hal ini disampaikan Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, saat menghadiri kegiatan yang dirangkaikan dengan pencanangan Bone Bolango Cinta Al-Qur’an di Madrasah Ibtidaiyah (MI) An-Nahdah, Rabu (22/10/2025).
Dalam kegiatan itu, Bupati Ismet hadir bersama Wakil Bupati Risman Tolingguhu dan Sekretaris Daerah (Sekda) Iwan Mustapa.
Salah satu momen yang paling mengharukan adalah ketika seorang santri penyandang disabilitas netra tampil membaca Al-Qur’an di depan seluruh undangan. Peristiwa tersebut disebut Ismet sebagai pengingat bahwa mempelajari Al-Qur’an adalah hak dan kesempatan bagi semua.
“Kita barusan menyaksikan seorang santri yang tidak bisa melihat tetapi mampu membaca Al-Qur’an dengan baik. Itu menjadi contoh bahwa belajar agama tidak mengenal batas,” kata Ismet.
Ia menekankan pentingnya menjadikan Hari Santri sebagai titik awal perubahan menuju masyarakat Bone Bolango yang lebih berakhlak sekaligus semakin mencintai kitab suci.
“Momentum ini harus mendorong kita untuk hidup lebih dekat dengan ajaran Al-Qur’an. Tidak ada kata terlambat untuk belajar, siapa pun bisa memulai dari sekarang,” tegasnya.
Bupati Ismet, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua PWNU pertama Provinsi Gorontalo, menilai para santri memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, terutama pada sektor keagamaan.
