Definitif.id Gorontalo –Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan talud penahan tebing di Desa Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga, tepatnya di bawah bangunan Masjid At-Tasbih. Peninjauan ini merupakan tindak lanjut atas laporan warga terkait kondisi tebing yang dinilai kian membahayakan. Kamis (29/5/2025)
Ketua Komisi III, Espin Tulie, mengatakan bahwa warga setempat merasa waswas setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Pasalnya, tebing di bawah masjid terus mengalami longsor bertahap yang dikhawatirkan dapat mengancam keberadaan rumah ibadah tersebut.
“Masyarakat sangat khawatir, apalagi saat hujan deras. Tebing ini terus tergerus dan bisa saja masjid roboh ke bawah jika tidak segera ditangani,” ujar Espin saat diwawancarai di lokasi peninjauan.
Menindaklanjuti keluhan warga, Komisi III telah melakukan konsultasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo. Berdasarkan hasil verifikasi teknis, rencana pembangunan talud tersebut memungkinkan untuk direalisasikan pada tahun 2026, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran pemerintah daerah.
“Sudah kami konsultasikan ke Dinas PUPR. Berdasarkan verifikasi teknis, rencana pembangunan talud ini akan masuk dalam anggaran tahun 2026, dengan estimasi biaya sekitar Rp700 juta,” jelas Espin.
Komisi III menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses penganggaran hingga pembangunan fisik benar-benar terlaksana.
“Kami siap mengawal sampai anggarannya terealisasi. Ini demi keselamatan masyarakat dan kelangsungan fungsi masjid sebagai tempat ibadah,” tegasnya.








