Definitif.id Gorontalo – Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo menyoroti keterlambatan pencairan anggaran pelestarian Danau Limboto yang hingga kini belum terealisasi. Ketua Komisi III, Espin Tulie, menyampaikan keprihatinannya dalam rapat kerja bersama Balai Wilayah Sungai Sulawesi II, Selasa (20/5), dan meminta pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret.
“Anggaran untuk Danau Limboto masih terkunci. Ini sangat disayangkan, mengingat Danau Limboto merupakan salah satu dari 15 danau prioritas nasional,” tegas Espin.
Ia menambahkan, keterlambatan ini berpotensi mengganggu upaya konservasi dan memperburuk kondisi ekosistem danau yang semakin kritis. Komisi III berkomitmen untuk terus mendorong realisasi anggaran pelestarian danau ini, termasuk melalui pengawasan ketat terhadap implementasinya.
Selain Danau Limboto, Komisi III juga menyoroti mandeknya proyek penyediaan air baku senilai Rp15 miliar. Proyek ini dinilai sangat penting untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat di sejumlah wilayah di Gorontalo.
“Kami akan terus mendorong agar proyek air baku ini segera jalan. Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan kementerian teknis akan kami intensifkan,” kata Espin.
Rapat kerja tersebut juga menghasilkan kesepakatan antara DPRD dan Balai Wilayah Sungai Sulawesi II untuk meningkatkan koordinasi dan pengawasan terhadap seluruh proyek strategis nasional di sektor sumber daya air.








