Menurut penulis, Cuanki -dan aneka kuliner Indonesia lainnya- tentu bisa mendunia. Pada dasarnya, cara untuk terus berkembang adalah peduli terhadap perkembangan zaman serta memiliki nilai tambah yang bisa menjadi pembeda dari produk serupa. Tidak hanya metode penjualan yang mengikuti zaman dengan mengambil pasar online, kualitas produk pun perlu mengikuti permintaan pasar. Secara umum, pangsa pasar menginginkan adanya suatu jaminan, bahwa produk yang dijual memiliki standar mutu tertentu.
Kepastian jaminan mutu dan keamanan pangan tidak dapat ditawar lagi. Penerapan standar menjadi investasi yang dapat mengangkat produk lokal di pasar global. Oleh karenanya, mari kita dorong pelaku usaha kuliner Indonesia untuk memahami dan menerapkan SNI. (*)
Penulis: Aldy Muslim Prasetya
Seorang Pranata Humas yang bekerja di Badan Standardisasi Nasional (BSN)








