Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Pemkab Gorontalo Perkuat Administrasi Program Sekolah Rakyat, Lakukan Studi Tiru ke Boalemo

Definitif.id, Kabupaten Gorontalo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mematangkan kesiapan administrasi sebagai langkah strategis dalam menghadirkan program Sekolah Rakyat sekaligus mengamankan dukungan dari pemerintah pusat.
Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui kegiatan studi tiru yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, ke Kabupaten Boalemo pada Selasa (31/3/2026).
Kunjungan ini difokuskan pada penguatan aspek administratif, meliputi penyusunan proposal program, skema pelaksanaan, hingga optimalisasi koordinasi lintas sektor yang menjadi elemen penting dalam implementasi di lapangan.
Sugondo menegaskan bahwa kesiapan administrasi memiliki peran krusial dalam menentukan keberhasilan program Sekolah Rakyat agar dapat berjalan efektif sekaligus memperoleh persetujuan dari pemerintah pusat.
Ia juga menilai program tersebut bukan sekadar terobosan kebijakan, melainkan sebuah kebutuhan nyata dalam memperluas akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat dari kalangan kurang mampu.
Selain itu, rombongan Pemerintah Kabupaten Gorontalo turut melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo. Kunjungan ini menjadi bahan referensi dalam merancang implementasi program serupa di Kabupaten Gorontalo.
Pemkab Gorontalo memandang bahwa keberhasilan program pendidikan berbasis masyarakat seperti Sekolah Rakyat sangat bergantung pada perencanaan yang matang, kelengkapan dokumen administratif, serta kolaborasi lintas sektor yang solid.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi percepatan pemerataan akses pendidikan sekaligus memperkuat layanan pendidikan yang inklusif di daerah.
Dengan persiapan yang semakin terstruktur, Pemerintah Kabupaten Gorontalo optimistis program Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan sebagai solusi konkret bagi masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan pendidikan formal.

Bagikan: