Definitif.id Gorontalo – Gaya kepemimpinan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, terus menuai apresiasi dari berbagai pihak. Dalam 100 hari kerja pertamanya, Gusnar dinilai berhasil meletakkan fondasi pemerintahan yang kolaboratif, dengan mengajak para kepala daerah melakukan roadshow ke sejumlah kementerian di Jakarta.
Langkah ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan strategi nyata untuk memperkuat hubungan pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan Gorontalo. Hasilnya mulai terlihat. Dalam kunjungannya ke Jakarta, Gubernur bertemu dengan tiga menteri yaitu Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi Budi Arie, serta Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Koperasi Budi Arie bahkan menyatakan komitmennya untuk datang langsung ke Gorontalo dalam waktu dekat, guna memberikan dukungan terhadap program pembangunan di Bumi Serambi Madinah.
Sementara itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman langsung memberikan respons konkret berupa bantuan pencetakan sawah seluas kurang lebih 5.000 hektar di daerah irigasi Randangan, serta bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti combine harvester, dryer jagung, bantuan pascapanen, hingga tambahan benih untuk petani.
Langkah-langkah ini dinilai sebagai bentuk keberhasilan Gubernur dalam membangun kepercayaan pemerintah pusat terhadap daerah. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi pencapaian simbolik, tetapi juga menunjukkan bahwa pendekatan diplomasi pembangunan yang dilakukan Gubernur berjalan efektif. Dengan jaringan dan komunikasi yang baik, pemerintah daerah bisa memperoleh dukungan langsung tanpa harus menunggu prosedur panjang birokrasi.
Atas capaian tersebut, Gubernur Gusnar Ismail mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Syarifudin Bano. Ia menilai gaya kepemimpinan Gusnar yang tenang dan terukur merupakan karakter penting yang dibutuhkan saat ini.
“Pak Gubernur luar biasa. Tenang dalam mengambil kebijakan. Ini karakteristik pemimpin yang dibutuhkan untuk membangun Gorontalo yang maju,” ujar Syarifudin, Minggu (01/06/2025).
Ia juga menggarisbawahi pentingnya jejaring kuat yang dimiliki seorang Gubernur di tingkat pusat sama seperti Gusnar Ismail.
“Karena memiliki jaringan besar di Jakarta, Pak Gubernur bisa bergerilya mencari dukungan di beberapa kementerian. Ini tidak mudah. Hanya pemimpin yang kredibel yang bisa melakukan itu,” tambahnya.
Syarifudin berharap, langkah strategis ini bisa segera dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Menurutnya, pembangunan yang dimulai dari diplomasi yang tepat akan menghasilkan perubahan konkret di lapangan.
“Ibarat menanam padi, suatu saat akan datang waktunya untuk memanen apa yang sudah ditanam,” pungkasnya.








