Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Ridwan Monoarfa Dorong Dialog Soal Tambang Buntulia: Pendidikan dan Lingkungan Tak Boleh Dikorbankan

 

Definitif.id, Gorontalo – Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, mendorong agar digelar dialog terbuka antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Buntulia, Kabupaten Pohuwato.
Seruan ini disampaikan Ridwan setelah menerima laporan keresahan warga, terutama terkait terganggunya kenyamanan belajar para siswa di SDN 04 Buntulia.

Dalam kunjungan lapangan yang dilakukan pekan ini, Ridwan menegaskan bahwa hak anak-anak untuk memperoleh suasana belajar yang aman dan nyaman harus menjadi prioritas utama.

“Saya datang karena ada aspirasi langsung dari masyarakat. Yang paling penting adalah memastikan proses belajar para murid tidak terganggu oleh aktivitas apa pun di sekitar sekolah,” ujarnya.

Ridwan juga menegaskan pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap seluruh ketentuan hukum dan lingkungan, termasuk kelengkapan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

“Jika semua prosedur ditaati, seharusnya tidak menimbulkan keresahan. Karena itu, saya minta pihak perusahaan dan pemerintah membuka dokumen Amdalnya secara transparan,” tegasnya.

Selain soal kenyamanan belajar, Ridwan menyoroti pula potensi dampak terhadap lingkungan sekitar, khususnya menyangkut ketersediaan air bersih bagi warga. Ia menilai perlunya kajian menyeluruh untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

“Air merupakan kebutuhan pokok warga. Meski perusahaan menyediakan penampungan air, kita perlu memastikan sumber dan kualitasnya benar-benar aman,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ridwan mengajak seluruh pihak duduk bersama untuk mencari solusi komprehensif. Menurutnya, kegiatan ekonomi seperti pertambangan memang penting, namun tidak boleh mengabaikan keberlanjutan lingkungan dan kepentingan sosial masyarakat.

“Pertambangan tentu memiliki nilai ekonomi, tetapi keberlanjutan lingkungan dan kenyamanan masyarakat jauh lebih penting. Kita harus mencari jalan tengah agar pembangunan dan keberlanjutan bisa berjalan beriringan,” tandasnya.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Provinsi Gorontalo berencana mengagendakan rapat koordinasi bersama pemerintah daerah, pihak perusahaan, serta perwakilan masyarakat guna membahas secara menyeluruh permasalahan di kawasan Buntulia.

Bagikan: