Definitif.id, Gorontalo – Agustus tak merdeka, kata yang pas diberikan kepada 6 Aktivis yang melakukan aksi demonstrasi di halaman kantor PT. Gorontalo Mineral (GM), tepatnya di bulan kemerdekaan Republik Indonesia.
Bulan kemerdekaan tahun ini rupanya belum berpihak terhadap Lion Hidjun dan kawan-kawan, yang tergabung dalam aksi damai oleh Pemuda dan Mahasiswa PAPMIB-G Bone Pesisir.
Memulai aksi pada tanggal 2 Agustus 2023, Lion dan kawan-kawan menuntut apa yang menjadi hak dari warga lokal yang ada di Bone Raya.
Tidak mendapatkan hasil, Lion Cs kembali turun ke jalan melakukan aksi pada tanggal 3 Agustus, aksi sempat ricuh namun masih bisa diamankan oleh petugas keamanan dalam hal ini Polres Bone Bolango.
Namun lagi-lagi aksi tersebut tidak mendapatkan hasil, sehingga PAPMIB-G kembali melakukan aksi yang berlangsung pada tanggal 7 Agustus 2023. Dalam aksi tersebut, menurut para Aktivis, bahwa aksi mereka disusupi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, sehingga menimbulkan kericuhan dan tidak bisa dikendalikan lagi.
“Tidak ada niat Lion dan teman-temannya untuk melakukan aksi yang anarkis, namun data dan informasi yang kami pegang saat ini, aksi tersebut disusupi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Oknum-oknum tersebut pun sudah kami laporkan di Polda Gorontalo,” ungkap Frengki Uloli, selaku kuasa hukum 6 Aktivis yang dilaporkan oleh Polisi di Polda Gorontalo kepada Media ini.
Tepat aksi ricuh itu. Lion Hidjun, Harpin Pasali, Irfan Jamaini, Dion Antu, Irpan Bidula, dan Resky Malik, langsung dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Kepolisian di kantor PT. GM. Proses BAP tersebut pun dinilai tidak sesuai dengan prosedur yang ada.








