Lebih jauh, Ismail mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak sekadar menjadi penonton. Ia menegaskan bahwa momentum ini harus dijaga bersama sebagai bagian dari ikhtiar kolektif membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas di Kabupaten Gorontalo.
“Ini adalah ujian bagi kita semua, apakah kita berpihak pada keberanian menegakkan kebenaran, atau justru membiarkan kepercayaan publik terus tergerus,” pungkasnya.
