Definitif.id, Gorontalo – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Gorontalo pada tahun 2023 ini mendapatkan kucuran dana APBN sebesar 485 Milyar Rupiah yang bersumber dari Rupiah Murni dan dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Ringgo Radetyo, ST., M.Eng saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.
Kepada Definitif.id, Ringgo Radetyo menjelaskan bahwa secara total anggaran, memang ada peningkatan dari tahun kemarin, dikarenakan BPJN Gorontalo mendapatkan Dana SBSN (Surat Berharga Syariah Negara), dan porsi SBSN untuk BPJN Gorontalo di tahun ini lebih besar dari porsi dana rupiah murni, karena sebagian besar kegiatan (proyek) dicover oleh SBSN.
“Jadi sesuai DIPA yang kami terima itu 485 Milyar, tapi tidak menutup kemungkinan akan ada ketambahan yang menjadi aspirasi atau instruksi langsung dari Presiden, namun untuk saat ini kita hanya murni mengandalkan DIPA dari Rupiah Murni dan SBSN,” jelas Ringgo.
“Untuk Dana SBSN porsinya lebih besar dari Rupiah Murni, namun masih belum bisa berkontrak dikarenakan masih proses tender, intinya kita fokus dulu di pekerjaan SBSN, lainnya paket-paket pemeliharaan biasa, dan termasuk juga lanjutan pekerjaan GORR,” sambungnya lagi.
Menurut Ringgo, Pekerjaan GORR masih berjalan sampai dengan pertengahan tahun depan, masa pelaksanaannya masih sampai pertengahan tahun depan, dan itu sudah ada pekerjaan jalan dan jembatan, mudah-mudahan di bulan Juli tahun 2024 sudah bisa tembus dan beroperasional sepenuhnya, karena pekerjaan yang dilakukan sekarang itu sifatnya multiyears (tahun jamak) dari tahun 2022 sampai tahun 2024.
