Definitif.id, Gorontalo – Aktivis Suara Parlemen Jalanan (SPJ) Provinsi Gorontalo, Ayi Waras, meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gorontalo (Kabgor) untuk tidak melantik Kepala Desa (Kades) terpilih Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Totopo Kecamatan Bilato, berinisial IN.
Pasalnya, hal itu lantaran munculnya video syur diduga mirip oknum Kades terpilih PAW tersebut tengah melakukan onani sambil Video Call Sex (VCS) dengan seorang wanita tanpa busana, yang telah menjadi sorotan publik.
“Jika benar dalam video tersebut adalah oknum Kades terpilih pada PAW yang lalu, maka saya meminta agar kades tersebut jangan dilantik dan bila perlu segera menganulir hasil penetapan kemarin. Karena jika benar, maka yang bersangkutan sudah melakukan perbuatan tercela,” kata Ayi dalam keterangannya, Senin (27/02/2023).
Lebih lanjut Ayi menilai, penundaan pelantikan atau bahkan pembatalan calon terpilih masih bisa dilakukan oleh dinas teknis, karena apa yang diperbuat oleh calon terpilih tersebut tidak menggambarkan moral yang baik yang harus menjadi contoh bagi masyarakatnya.

“Sangat disayangkan apabila yang bersangkutan tersebut benar Kades PAW terpilih. Belum menjabat saja dia bisa berbuat seenaknya, apalagi bila yang bersangkutan sudah memiliki jabatan dan kekuatan di pemerintahan. Jangan sampai hal-hal yang lebih parah terjadi di Desa Totopo,” tegas Ayi.
Ayi juga menghubungkan kelakuan Kades terpilih PAW tersebut dengan bencana yang dialami oleh Desa Totopo pada beberapa waktu yang lalu, di mana terjadi banjir dan tanah longsor di desa tersebut yang mengakibatkan banyaknya korban materil masyarakat.







