HomeNews

Diserang Pribadinya, Ismet : Saya Pernah Dipenjara Tapi Demi Rakyat Yang Terkena Bencana Alam

Ismet Mile, Bupati Bone Bolango 2005-2010. (Foto: Ist)

Definitif.id, Bone Bolango – Menjelang pelaksanaan Pilkada 2024, suhu politik di berbagai daerah semakin memanas. Sejumlah pihak mulai menggunakan cara-cara tidak fair untuk menjatuhkan lawan politik mereka. Salah satu target dari serangan ini adalah Ismet Mile, Calon Bupati Bone Bolango, yang diserang secara personal terkait statusnya sebagai mantan terpidana.

Serangan tersebut dipublikasikan melalui sebuah media yang mengaitkan kembali kasus hukum yang pernah dialami Ismet Mile. Namun, Ismet tetap tenang dan mengimbau para pendukungnya untuk tidak bereaksi berlebihan terhadap isu yang sering muncul setiap kali Pilkada digelar.

Dalam berbagai kesempatan, Ismet secara terbuka menjelaskan latar belakang kasus yang menjeratnya. Ia menegaskan bahwa tindakannya saat itu dilakukan demi kepentingan rakyat yang terdampak banjir bandang tahun 2004. “Saya menggeser anggaran sebesar 20 miliar untuk rakyat yang terdampak, meskipun hanya ada alokasi sebesar 100 juta,” ujar Ismet mengenang peristiwa tersebut.

Lebih lanjut, Ismet menganggap tuduhan korupsi yang dialamatkan kepadanya sebagai isu musiman yang selalu digunakan untuk merusak citranya selama Pilkada. Menurutnya, masyarakat Bone Bolango sudah memahami kebenaran di balik kasus tersebut dan tidak lagi terpengaruh oleh kampanye negatif yang dilancarkan terhadap dirinya.

Sementara itu, Juru Bicara Tim Kuasa Hukum Paslon IRIS, Fanly Katili, meminta Bawaslu untuk bertindak tegas terhadap pelanggaran yang terjadi selama Pilkada. Ia mengingatkan bahwa ajakan untuk tidak memilih calon tertentu, seperti yang muncul dalam serangan terhadap kliennya, dapat merugikan dan mencederai esensi Pilkada yang seharusnya menjadi ajang adu gagasan, bukan serangan personal.

Bagikan:   
Exit mobile version