Definitif.id, Gorontalo – Yudisium dan Ramah Tamah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Sultan Amai Gorontalo periode Agustus 2025 berlangsung begitu semarak, penuh rasa syukur, serta meninggalkan kesan mendalam bagi setiap peserta.
Di balik suksesnya rangkaian acara tersebut, berdiri sosok yang tak hanya menjadi pembimbing, tetapi juga sumber inspirasi: Dr. Luqmanul Hakiem Ajuna.
Dengan sikap rendah hati namun penuh ketegasan, beliau hadir sebagai mentor yang tidak hanya memberi arahan teknis, tetapi juga menghadirkan teladan hidup. Dalam situasi persiapan yang penuh dinamika, kehadirannya menjadi penopang utama menenangkan di saat panitia dilanda stres, sekaligus menguatkan kala semangat mulai meredup.
“Beliau bukan hanya membimbing, tetapi juga mendampingi kami dengan penuh kesabaran. Setiap masukan yang beliau berikan selalu kami rasakan tulus dan membangun,” ungkap Syawal Hamjati, Ketua Panitia dalam sambutannya.

“Kami, mewakili teman-teman wisudawan dan seluruh panitia, menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Bapak Dr. Luqman Atas waktu, perhatian, dan bimbingan yang tak henti-hentinya beliau berikan sejak awal proses persiapan. Banyak pelajaran berharga yang kami dapatkan, tidak hanya untuk menyukseskan acara ini, tapi juga sebagai bekal di kehidupan kami selanjutnya. Semoga Allah membalas setiap kebaikan beliau dengan keberkahan yang melimpah,” Sambung Nurfajar Badu Bendahara panitia.
Dalam momen Ramah Tamah, Dr. Luqman bahkan dipilih sebagai “dosen tersibuk”. Julukan itu seakan menegaskan dedikasi beliau yang luar biasa. Di tengah padatnya agenda sebagai akademisi aktif menjadi pemateri di forum internasional hingga membangun jejaring kerja sama dengan berbagai institusi dalam dan luar negeri beliau tetap tidak pernah menjauh dari mahasiswa. Justru sebaliknya, ia selalu memastikan akses bimbingan terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan.








