Definitif.id, Kabupaten Gorontalo – Viralnya berita penemuan lokasi pertambangan yang mengandung mineral bijih tembaga (CU) di Desa Langgula Kecamatan Batudaa Pantai, Kepala Desa (Kades) Langgula Fadli R. Otoluwa, S.Pi menjelaskan, jika dirinya tetap pada pendirian untuk tidak akan mengeluarkan izin pengolahan pertambangan di lokasi tersebut .
“Walau banyak tekanan yang mulai masuk ke saya, saya tetap bersikeras untuk tidak akan mengeluarkan rekomendasi pertambangan karena saya sayang dengan warga saya,” jelasnya, Sabtu (26/08/2023).
Fadli menambahkan, jika seandainya dirinya dipaksa untuk mengeluarkan rekomendasi pertambangan tersebut, maka dirinya akan memimpin demo besar-besaran dari warganya demi batalnya aktivitas pertambangan di desanya tersebut.
“Saya sudah berdiskusi dengan warga saya jika sampai ada upaya paksa kegiatan pertambangan di desa kami, maka saya akan bersama warga memimpin demo sampai batal pertambangan di desa kami,” tambahnya.
Sikap Sam latief selaku Perwakilan Masyarakat Desa Langgula
Sam Latif selaku perwakilan masyarakat Desa Langgula yang ikut berdiskusi dengan Kades Fadli sependapat dan mendukung konsep pemikiran sang Kades jika Desa Lunggula harga mati bebas tambang jenis apapun.
“Kami dukung langkah-langkah Ayah Fadli R. Otoluwa selaku Kepala Desa yang bersikeras menolak pertambangan di desa kami. Hal ini karena demi kelestarian lingkungan,” jelasnya.
Lanjut Sam Latief menambahkan, berkaca pengalaman Bone Bolango dan Pohuwato yang selalu terjadi konflik permasalahan tambang sehingga dirinya tidak mau Desa Langgula mengalami nasib yang sama.








