Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Gelombang Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM Terjadi di Jawa Barat, Ada yang Sampai Ricuh

Kericuhan aksi penolakan kenaikan harga BBM kemarin juga terjadi di depan Kantor DPRD Kota Cirebon.

Massa terlibat saling dorong dengan petugas Polisi. Beruntung tak berujung kericuhan.

Advertisements
Advertisements

“Kebijakan menaikkan harga BBM ini sangat tidak pro rakyat, kami secara tegas menolaknya,” ujar Korlap Aksi Novian Rajabi.

Di Sukabumi, aksi juga mulai dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus Sukabumi, seperti Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Rencananya, aksi juga akan dilakukan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Selasa ini di Gedung DPRD Kota Sukabumi. Adapun , kelompok Cipayung Plus lainnya seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), PMII dan organisasi mahasiswa kedaerahan seperti HIMASI, masih melakukan konsolidasi rencana aksi unjuk rasa.

Dari kelompok Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), aksi diikuti BEM Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Aliansi BEM Sukabumi (ABSI), dan BEM Nusantara Jabar masih menggelar tahapan konsolidasi rencana aksi.

Ketua IMM Cabang Sukabumi, Yusuf Supriadin mengatakan, kenaikan BBM sangat berdampak bagi masyarakat kecil.

“Apalagi masyarakat kecil ini kebanyakan pengguna pertalite seperti sopir angkot dan driver online,” ucapnya.

Kendari demikian, kenaikan BBM ini diiringi subsidi stimulan Rp 600 Ribu dari pemerintah pusat, tidak menaikkan harga BBM adalah pilihan yang lebih baik.

“Masyarakat memilih untuk tidak dinaikkan saja,” katanya.

Antisipasi

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, pihaknya sudah melakukan antisipasi untuk gerakan-gerakan yang tidak menerima kenaikan harga BBM tersebut.

“Kita juga lakukan pengamanan dan koordinasi dengan SPBU. Terkait adanya unjuk rasa kita juga telah siapkan personel,” ujarnya saat ditemui di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (5/9/202).

Dengan adanya kenaikan BBM ini, pihaknya mengimbau jangan sampai masyarakat menimbulkan permasalah kamtibmas yang akhirnya akan berefek pada kondisi lain karena bisa menimbulkan kekisruhan.

Bagikan: