Hal senada diuraikan salah seorang sopir yang terlibat dalam aksi mogok tersebut. Ia menjelaskan, tarif angkutan yang ditetapkan sudah sesuai dan sudah memihak kepada sopir.
“Cocok mi iyya tarif sekarang, karena ada tong mi itu didapat, dulu itu dari Desa Palambarae ke kota masih banyak yang membayar tarif 5.000 pada hal 7.000 memang mi tarif saat itu tapi di maklumi ji. Tapi sekarang kodong (kasihan_red) kalau masih mau bayar 5.000 apa ji mau di dapat,” keluhnya.
Para sopir yang menggelar aksi mogok beroperasi berharap, dengan digelarnya aksi mogok tersebut para pengguna jasa angkutan lebih peka dengan tarif yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Terpantau, puluhan personil kepolisian mengawal jalannya aksi mogok para sopir pete-pete. (Wahyudi)








