“Tadi juga masyarakat yang menolak pelantikan itu sudah datang sama Bapak Bupati dan sekarang saya belum menerima laporan bagaimana hasilnya,” tambahnya.
“Harapannya Insya Allah ke depan siapa saja yang jadi Penjabat, kalau memang itu sudah dipertimbangkan oleh Pak Bupati, ya disilahkan saja, yang penting desa ini aman. Ini kan bulan suci Ramadan, sementara sekarang ini kan sudah terjadi polemik di masyarakat, mereka sudah blokade/segel itu kantor desa, jadi otomatis masyarakat juga yang rugi karena tidak ada pelayanan. Jadi Insya Allah warga semuanya bisa menahan diri, dan kita semua Insya Allah bisa mendapatkan solusinya,” pungkasnya. (0N4L)








