Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Klarifikasi Direktur BLUD RSUD ZUS Terkait Korsleting Dicibir Aktivis

Ramdhan : Evaluasi harusnya dilakukan secara berkala, bukan setelah ada insiden. Ini membuktikan manajemen BLUD RSUD ZUS reaktif, bukan proaktif dalam menjamin keselamatan pasien

Definitif.id Gorontalo Utara – Klaim manajemen Rumah Sakit Umum (RSUD) dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS) tentang penanganan cepat insiden korsleting listrik di IGD dibantah keras oleh aktivis Ramdhan Yunus. Menurutnya, pernyataan resmi rumah sakit tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Pernyataan Direktur RSUD ZUS yang mengklaim respon cepat dalam penanganan insiden adalah upaya menutupi kelalaian manajemen. Faktanya, korsleting listrik di RSUD ZUS bukan kejadian pertama kali,” tegas Ramdhan, Kamis (20/02/2025).

Ramdhan menunjukkan sejumlah kejanggalan dalam pernyataan resmi rumah sakit. “Bagaimana bisa disebut respon cepat jika kejadian serupa terus berulang? Gedung lain di RSUD ZUS juga pernah mengalami hal yang sama. Ini menunjukkan tidak ada tindakan preventif dari manajemen,” jelasnya.

Terkait klaim koordinasi dengan PLN, Ramdhan mempertanyakan mengapa harus menunggu insiden terjadi terlebih dahulu. “Sesuai UU Nomor 44 Tahun 2009, rumah sakit wajib melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan rutin. Ini bukan masalah koordinasi dengan PLN semata, tapi tanggung jawab manajemen dalam mencegah bahaya,” tegasnya.

“Jangan membuat narasi seolah-olah semua sudah ditangani dengan baik. Fakta di lapangan menunjukkan kelalaian serius yang membahayakan nyawa pasien. Status BLUD seharusnya memberi keleluasaan untuk melakukan perawatan preventif, bukan justifi kasi setelah insiden terjadi,” tambahnya.

Ramdhan juga mengkritik pernyataan tentang rencana evaluasi sistem kelistrikan. “Evaluasi harusnya dilakukan secara berkala, bukan setelah ada insiden. Ini membuktikan manajemen BLUD RSUD ZUS reaktif, bukan proaktif dalam menjamin keselamatan pasien,” ujarnya.

Bagikan: