Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Kontingen Sulsel Mulai Padati Gorontalo, Hampir Seribu Peserta Siap Sukseskan Penas 2026

Definitif.id, Gorontalo – Suasana menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo semakin bergairah. Ribuan peserta dari berbagai daerah mulai bergerak menuju lokasi kegiatan, termasuk Kontingen Sulawesi Selatan yang menjadi salah satu peserta terbesar dalam ajang nasional tersebut.

Sejak beberapa hari terakhir, rombongan petani, nelayan, pendamping, hingga pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulawesi Selatan terus berdatangan ke Gorontalo melalui jalur udara dan darat. Arus kedatangan yang semakin padat menjadi tanda semakin dekatnya pelaksanaan pertemuan akbar insan pertanian dan perikanan Indonesia itu.

Liaison Officer (LO) Kontingen Sulawesi Selatan, Jefrian Akutu, S.Pd., M.Pd., C.Neg., menjelaskan bahwa proses kedatangan peserta telah berlangsung sejak Selasa lalu. Delapan orang tim pendahulu dari KTNA Sulawesi Selatan menjadi rombongan pertama yang tiba di Gorontalo melalui jalur udara. Sehari berikutnya, sebanyak 12 pengurus KTNA kembali mendarat untuk memperkuat koordinasi dan persiapan lapangan.

“Untuk Sulawesi Selatan tidak ada jalur laut. Kedatangan peserta hanya melalui dua jalur, yaitu udara dan darat. Pada Selasa maupun Rabu belum ada peserta yang datang melalui jalur darat,” ujar Jefrian.

Memasuki Kamis (18/6), jumlah peserta yang tiba meningkat tajam. Rombongan dari Kabupaten Maros, Pinrang, Luwu Timur, Soppeng, hingga Jeneponto mulai memadati titik kedatangan. Sedikitnya 50 peserta tercatat tiba melalui penerbangan menuju Gorontalo.

Di saat yang sama, jalur darat juga mulai dipenuhi kendaraan rombongan peserta. Salah satu yang lebih dahulu tiba adalah kontingen dari Kabupaten Luwu Utara yang menggunakan tujuh kendaraan dan sampai di Gorontalo sekitar pukul 20.00 Wita. Sementara sejumlah rombongan lainnya masih melanjutkan perjalanan dan diperkirakan tiba hingga tengah malam.

Untuk memastikan seluruh peserta terlayani dengan baik, panitia telah menyiapkan posko utama Kontingen Sulawesi Selatan di Kelurahan Moodu. Posko tersebut menjadi pusat pendataan, koordinasi, sekaligus titik awal penempatan peserta ke lokasi penginapan masing-masing.

“Di posko sudah ada pengurus KTNA Provinsi Sulawesi Selatan yang bertugas mendata peserta dan berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan terkait pendistribusian tempat menginap,” katanya.

Posko tersebut menjadi garda terdepan dalam mengatur mobilitas ratusan peserta yang akan terus berdatangan dalam beberapa hari ke depan. Panitia juga telah menyiapkan berbagai alternatif akomodasi, mulai dari hotel, penginapan, rumah keluarga, hingga homestay yang disediakan masyarakat setempat.

Bagi peserta yang belum memiliki tempat menginap, panitia bersama pemerintah kelurahan telah memetakan rumah-rumah warga yang siap digunakan sebagai lokasi pemondokan selama kegiatan berlangsung.

Jefrian menjelaskan, peserta Penas 2026 terbagi dalam tiga kelompok utama. Pertama, peserta utama yang terdiri dari petani dan nelayan anggota KTNA. Kedua, peserta pendamping dari unsur dinas terkait, termasuk penyuluh pertanian dan perikanan. Sedangkan kelompok ketiga merupakan peserta peninjau dari unsur pejabat pemerintah.

“Ketiga adalah peserta peninjau yang berasal dari unsur pejabat pemerintah, mulai dari gubernur dan wakil gubernur beserta jajaran pendampingnya, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota, sekretaris daerah, hingga kepala dinas terkait,” jelasnya.

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo dipercaya menjadi penghubung resmi bagi Kontingen Sulawesi Selatan selama pelaksanaan Penas berlangsung. Berbagai persiapan bahkan telah dilakukan sejak awal tahun untuk memastikan kedatangan peserta berjalan tanpa hambatan.

“Kami sudah mempersiapkan ini sejak lama. Bahkan sejak Januari telah dibentuk grup WhatsApp yang melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, serta unsur KTNA. Alhamdulillah, kerja sama yang baik ini membuat agenda kedatangan kontingen hingga hari ketiga berjalan lancar,” ungkapnya.

Berdasarkan data panitia, total peserta asal Sulawesi Selatan yang akan mengikuti Penas 2026 mencapai 964 orang. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah di Gorontalo dalam beberapa hari mendatang hingga seluruh kontingen lengkap berada di lokasi kegiatan.

“Insyaallah seluruh peserta akan tiba tanpa halangan. Saat ini jumlah yang datang memang belum mencapai keseluruhan. Besok, lusa, dan hari-hari berikutnya masih akan ada tambahan peserta yang datang,” katanya.

Jefrian berharap pelaksanaan Penas 2026 dapat berlangsung sukses dan memberikan dampak positif bagi Gorontalo sebagai tuan rumah. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyukseskan agenda nasional tersebut.

“Kami memohon doa dan dukungan masyarakat agar kegiatan Penas 2026 ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sukses. Semoga seluruh peserta merasa nyaman selama berada di Gorontalo,” tutupnya.

Dengan ratusan peserta yang terus berdatangan dan persiapan yang semakin matang, Gorontalo kini bersiap menjadi pusat pertemuan petani dan nelayan terbesar di Indonesia dalam gelaran Penas Petani Nelayan XVII Tahun 2026.

Bagikan: