“MoU ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan hak dan kewajiban dalam pengawasan Pemilu. Selain itu, meningkatkan peran aktif seluruh anggota Fatayat NU Bulukumba dalam menyukseskan pengawasan penyelenggaraan Pemilu dan menciptakan lingkungan yang bebas dari isu SARA, penyebaran berita hoaks, dan praktik politik uang pada penyelenggara Pemilu” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Fatayat NU Bulukumba, Haswani Ansar, mengucapkan terimah kasih atas kesempatan kerjasama yang dilakukan Bawaslu Bersama Fatayat NU
Lanjut kata Haswani Ansar, sebelum pelaksanaan MoU ini dilakukan, Fatayat telah banyak mengambil bagian memberikan edukasi Pemilu dikalangan masyarakat dan internal Fatayat.
“Ke depan pasca dilaksanakan MoU ini, kami berharap ada tindak lanjut berupa kolaborasi gerakan bersama dalam memastikan pelaksanaan Pemilu 2024 di Bulukumba berlangsung aman, damai dan berintegritas,” tambahnya.
Hadir dalam penandatanganan MoU ini Ketua dan Anggota Bawaslu Bulukumba serta jajaran Pengurus Fatayat NU Bulukumba. (Wahyudi)








