HomeNews

Miris, Maraknya Dugaan Pungli di SPBU Ulapato Terus Merajalela, Bayar Rp 50-150 Bisa Mulus 

Suasana di SPBU Ulapoto A, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. (Foto: Khalid)

Senada dengan SY. Sopir lain dengan Inisial JM mengatakan, praktek-praktek tersebut terjadi guna memuluskan sopir truk yang tidak ingin melakukan antri.

“Ini samua untuk memuluskan sopir-sopir yang malas melakukan antrian. Kasian sopir yang macam kami ini pak, bahkan ada uang premi yang wajib kami bayar sebesar Rp 50 ribu,” tutupnya.

Sementara itu, Staf Administrasi SPBU Ulapato, Ardendi Kadir, saat dikonfirmasi dengan tegas membantah hal tersebut.

“Tidak benar pak, saya sendiri yang sering membagikan nomor antrian itu. Mereka ini cuma iri saja,” kata Ardendi saat ditemui wartawan, Rabu (08/11/2023).

Ardendi mengungkapkan, ada sebanyak 8.000 liter BBM jenis solar bersubsidi yang disediakan setiap harinya. Agar adil, kata Ardendi, pihaknya menyediakan 45 nomor antrian yang dibagikan.

Kepada Wartawan, Ardendi juga mengaku seringkali mendapati masyarakat yang menyisipkan uang di STNK saat mengambil nomor antrian. Namun, Ardendi mengaku menolak pemberian uang tersebut.

“Demi Allah saya tolak pak,” kata Ardendi sambil mengangkat tangan kanannya.

Staf Administrasi SPBU Ulapato, Ardendi Kadir. (Foto: Khalid)

Namun, saat wawancara berlangsung, ada dua orang yang masuk sambil menyodorkan selembar note yang ditulis di kertas bekas pembungkus rokok. Di dalamnya, terdapat nama dan nomor Hp yang diduga milik calon pembeli.

Ardendi kemudian meminta kedua orang tersebut untuk menunggu sampai wawancara selesai.

“Iya, nanti molia kalo mokaluar nomor atau tidak, tunggu saya juga masih ada tamu ini,” tegasnya.

Penulis: Khalid Moomin
Bagikan:   
Exit mobile version